Arsip untuk Kategori 'Edisi JUNI 2009'

05
Jul
09

MENULIS ITU GAMPANG

“Segampang, orang ngomong, atau malah lebih gampang lagi.” jawab saya ketika seorang teman bertanyan tingkat kemudahan menulis.

“Alasan Anda?”

“Orang mau ngomong butuh latihan lama dan tidak bisa-bisa, orang menulis bisa langsung jadi?”

“Saya serius, Anda jangan bercanda!”

“Anda boleh tanyakan kepada orang bisu. Mereka latihan bicara tidak bisa-bisa, tapi pandai menulis.”

“Betul juga. Sejak kapan Anda berlatih menulis?”

“Sebelum masuk Sekolah Dasar. Kalau anak sekarang semasa di TK atau PAUD.”

“Maksud saya, di koran atau majalah.”

“Kalau yang ini perlu saya ceritakan agak panjang. Anda mau mendengarkannya.”

“Bagaimana kalau Anda tulis,agar pelanggan bulletin ‘Rekor’ dapat ikut membaca.”

“Saya tidak ingat betul duluan mana tulisan saya di majalah Rindang, atau di harian Pelita. Yang pasti, kedua media itu bukan sekali atau dua kali memuat tulisan saya. Setelah itu saya menulis di majalah Mitra, Mitraku, Krida, Kekasih, Generasi Muda, Humor, Aula dan lain-lain. Juga di koran Suara
Juga di koran Suara Merdeka, Kedaulatan Rakyat, Suara Karya, Wawasan, Berita Minggu dan Film, Pos Kota, Bahari, Sentana, Sudirman Pos, Satria Pos, Radarmas, Solo Pos, Krida Wiyata. Saat menjadi ketua PPK saya diminta menulis Mimbar Jum’at oleh KPUD sekaligus mengedarkannya; dan sekarang bersama PKBM, IKABA dan MuRoBan menerbitkan Bulletin REKOR.”

“Buku yang telah diterbitkan?”

“Jalan Masih Panjang (Pusbuk/Inti Media Jakarta), Hidup Adalah Pengabdian (Mardja Bandung), Kalender 199 Tahun, Kalender 3000 Tahun (UP SMK Ma’arif Cilongok).”

“Saran Anda untuk pembaca?”

“Senang membaca sudah baik, lebih baik lagi kalau mau menulis; Guru jangan hanya menulis karena terpaksa; Pengurus Agupena di semua tingkatan mau menularkan pengetahuan dan pengalaman kepada teman guru yang lain.”

“Ada yang lain?”

“Manfaatkan bulletin REKOR sebagai salah satu media berbagi pengetahuan dan pengalaman.”

H. Muhyi Fadlil, S.Pd.
Guru Pembimbing Profesional, Mantan Caleg Luar Biasa DPR RI,
Pembina IKABA, Pengelola Muroban & PKBM Nuju Pinter Cilongok

KABAR GEMBIRA BAGI GURU YANG INGIN MENYALURKAN BAKAT KEPENULISAN :
1. Telah lahir “Asosiasi Guru Penulis Seluruh Indonesia” disingkat AGUPENA. Hubungi Pengurus Agupena Kabupaten Banyumas.
2. Mulai edisi 5 (Mei 2009), bulletin “REKOR” menyediakan rubrik khusus untuk menampung karya guru. Hubungi 081227329959.

05
Jul
09

PENTING LAN MANFANGATIPUN DONOR DARAH Dening : Dwi Susanti, S.Pd. (Guru SMP Ma’arif NU 1 Cilongok)

Donor darah sanget penting lan ageng manfangatipun tumrap menungsa jaman samangke. Donor darah tegesipun tiyang ingkang nglilakaken rahipun kangge kangge tetulung dhateng tiyang sanes ingkang mbetahaken rah menika. Kegiatan donor gegayutan kalian nyawa utawi jiwaning menungsa, asring tiyang menika nemahi tiwas amargi kekirangan rah.
Kabetahaning rah saya kathah. Bab menika salaras kalian majenging teknologi kedokteran kanthi piranti ingkang jangkep. Ing Indonesia bab layanan tranfusi darah kapitadosaken dateng PMI. Mila menika PMI ugi nggulawentahpara pendonor, saged pyambak-piyambak, saged ugi kelompok-kelompok. Rah saking para pendonor dipun simpen dening PMI, lan dipun saluraken dhateng para penandhang ingkang betahaken rah.
Syarat-syaratipun dados pedonor inggih menika :
-sehat jasmani lan rohani
-umur 17 ngantos 60 taun.
-bobot badanipun 45 kg/langkung. -kandhutan HB rahipun 12,5 g/dl.
-tekanan darah sistolik 100-180
mm Hg.
-Frekuensi donor paling kathah
ping 5 selebeting setaun.
-Saben donor, letipun paling boten
2 wulan.
-Kangge wanita ingkang mentas
nglairaken, saged donor
sasampunipun 6 wulan, utawi
3 wulan sasampunipun kendel
nyesepi.
-pedonor ingkang bobotipun
langkung saking 55 kg saged
donor ngantos 350 ml.

Tiang ingkang boten dipun keparengaken donor inggih menika tiang sakit utawi kirang sehat, wanita mbobot, nyesepi utawi haid.

Kangge tiang ingkang nembe tranfusi dereng genep 6 sasi, utawi nembe imunisasi dereng genep kalih minggu, utawi nate dipun cokot kewan rabies, ugi boten dipun parengaken donor.

Mekaten ugi penderita hepatitis setaun kepengker, saha tiang ingkang ngunjuk aspirin 3 dinten kepengker.

sumber : LKS Bahasa Jawa kangge SMP
3B CV Bina Ilmu Purwokerto.

05
Jul
09

Siap Lulus dan Siap Tidak Lulus Oleh : Ani Hidayatul Amaniyah, S.Pd.I

Ujian Nasional (UN) merupakan langkah akhir dari perjalanan seorang siswa SMP, MTs, SMA, SMK, MA, sebagai syarat untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Keresahan, ketakutan dan rasa was-was selalu dirasakan oleh siswa peserta UN maupun guru. Walaupun setiap tahun para guru mengantarkan siswa ujian, tetap saja mereka diliputi rasa was-was.

Berbagai usaha ditempuh sejak siswa menduduki kelas terakhir. Misalnya menambah jam untuk mata pelajaran yang di-UN-kan, tambahan waktu belajar di luar jam sekolah/les, insentifikasi khusus mata pelajaran UN pada minggu-minggu terakhir dan sebagainya.

Ada pula usaha batin seperti istighotsah, mujahadah dan sejenisnya, untuk memohon kepada Allah, agar diberi kelancaran dan kemudahan dalam mengerjakan soal dan lulus dengan nilai memuaskan.

Seandainya ada yang tidak atau belum lulus pun, peserta harus siap menghadapinya. Sebab kelulusan sekolah UN di sekolah/madrasah formal bukan satu-satunya jalan menuju sukses.

Peserta ujian yang belum lulus masih ada kesempatan, mengikuti ujian walau harus menyeberang ke pendidikan kesetaraan/non formal.

Mereka yang belum lulus SMP/MTs bisa menempuh ujian Paket B setara SMP; dan yang belum lulus di SMA, SMK, MA bisa menempuh ujian Paket C setara SMA.

Kalau boleh kita usulkan, ada yang harus dipertimbangkan oleh Pemerintah (Depdiknas/Depag). Bagaimana standar kelulusan bisa disesuaikan dengan kondisi sekolah/madrasah. Sebab sekolah di desa, jelas beda dengan yang ada di kota. Terlebih yang ada di pelosok luar Jawa.

Penulis adalah Guru MTs Ma’arif NU 2
Cilongok di Panembangan




Dari Redaksi

Kalau bukan kita, siapa lagi....?
SAMBUNG NYOWO

Facebook Bulletin Rekor

Facebook Bulletin Rekor

 

Mei 2012
S S R K J S M
« Sep    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Arsip


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.