Bulan Ramadlan biasa disebut bulan SUCI, bulan turunnya kita SUCI Alqur’an dari Allah Yang Maha SUCI. Bagi umat Islam, tadarus Alqur’an seharusnya tidak hanya dalam bulan Ramadlan. Tetapi pada bulan Ramadlan lebih dianjurkan, dan pahalanya pun dilipatgandakan.
Para sahabat Nabi pada umumnya mengkhatamkan Alqur’an seminggu sekali, mulai malam Jum’at sampai malam Kamis. Pembagian setiap malamnya berdasarkan jumlah surat, yaitu 3 surat pada malam pertama dihitung dari surat Albaqarah, 5 surat pada malam kedua, 7 surat pada malam ketiga, 9 surat pada malam keempat, 11 surat pada malam kelima, 13 surat pada malam keenam dan sisanya pada malam ketujuh.
Bagi yang ingin mengkhatamkannya sebulan sekali, dapat membacanya satu juz setiap malam/hari. Wanita yang masih kedatangan tamu bulanan, tentu harus memperhitungkan saat berhalangan (haid), dan menggantinya ketika dalam keadaan suci.
Untuk adik-adik yang masih belajar membaca Alqur’an, sangat baik jika bulan Ramadlan digunakan untuk tadarus, seberapa mungkin mampu menyelesaikannya. Yang penting ada perencanaan atau target, dan upaya merealisasikan rencana tersebut.
Ada pula kebiasaan tadarus bersama di mesjid, di mushalla, di sekolah, di majlis ta’lim dan sebagainya. Bisa satu majlis (satu waktu) satu khataman; atau beberapa malam/hari satu khataman jika anggota tadarus tidak terlalu banyak. Semuanya sangat baik dilaksanakan dalam bulan Ramadlan, dan lebih baik lagi jika berlanjut di luar Ramadlan.
Dalam membaca Alqur’an hendaknya kita niat belajar, mengamalkan, munajat, ibadah dan pengobatan.
(13.4)






Komentar Terakhir