Arsip untuk Kategori 'Online'

27
Mar
10

Tingginya Egoisme dan Kebanggaan Diri

Ujian Nasional sudah berlalu bagi SLTA dan hampir berlalu bagi SLTP maupun SD. Hiruk pikuk berita mengenai pertentangan pelaksanaan Ujian Nasional tersebut mengalahkan berita (yang hampir tidak ada) tentang bagaimana persiapan terbaik para siswa untuk mengikuti UNAS. Sebagian kalangan yang menolak UNAS termasuk sekelompok siswa/siswi yang ikut demo kemarin saya yakin juga mengikuti Ujian dengan harapan akan lulus.

Dari berbagai opini yang menolak UNAS, diantaranya yang menyatakan bahwa sekolah 3 tahun hanya ditentukan selama beberapa hari, standar pendidikan yang tidak jelas, adanya siswa unggulan yang tidak lulus, alasan mereka sebenarnya hanya satu TAKUT TIDAK LULUS.

Egoisme pribadi dan terlalu bangga pada diri sendirilah yang menyebabkan itu. Bagaimana tidak, apakah arti dari kelulusan itu sendiri….?, tak lebih dari sekedar kebanggaan diri sendiri karena merasa lebih bisa dari mereka yang tidak lulus, dan hal tersebut cuma berlangsung beberapa hari saja. Ketika mereka mulai mencari PT atau ada yang mencari kerja CAP KELULUSAN tidak lagi dapat dibanggakan, karena derajat mereka yang lulus UNAS SLTA dari sekolah favorit dengan wong ndeso kluthuk yang hanya lulusan Paket C SAMA SAJA.

Jadi, marilah kita berusaha untuk Menghadapi UNAS dan menerima apapun hasil UNAS itu dengan optimis, daripada hanya menjadi corong orang-orang yang berkepentingan. Banyak jalan yang tersedia bagi mereka yang selalu berusaha tanpa pernah putus asa. Sekali lagi renungkanlah kebanggaan bahwa anda LULUS hanyalah sementara saja dan derajat kelulusan SLTA favorit sekalipun dengan Paket C di pedesaan SAMA SAJA….!!!!!

16
Jan
10

Kalau Bukan Kita Siapa Lagi …?

Carut marutnya Lembaga Peradilan di Negara kita sudah sangat parah, mungkin sampai Stadium 7 jika dikonversikan dengan ilmu kedokteran. Mulai dari Mafia Peradilan, Kasus Century, Keberpihakan Kepolisian, peradilan terhadap rakyat jelata, dan lain sebagainya,

Itu hanyalah sebagian kecil kasus yang mencuat karena diberitakan media. Yakinlah bahwa masih banyak kasus-kasus yang tidak terdeteksi oleh media, contoh kecil berapa banyak uang yang dititipkan para pengendara Sepeda Motor yang kena tilang dari “operasi rutin” kepolisian, ongkos untuk membuatkan SIM anak kita yang masih dibawah umur, bayar buat SIM langsung jadi, biaya tembak KTP mobil/motor yang kita beli second, itu sebagian kecil contoh dari Jalanan yang penulis pernah alami.

Belum lagi biaya pengurusan 2 lain yang sudah jamak kita temui tanpa pernah diangkat oleh media. Contoh saja fasilitas mewah di penjara yang belum lama diangkat media ( karena penulis yakin media pun sudah mencium sejak lama ), sementara Penjara-Penjara lain di daerah belum diangkat, padahal sudah menjadi rahasia umum, berapa biaya untuk menggunakan HP di dalam penjara, untuk menjenguk di luar jam besuk, untuk mengantar sesuatu didalam ems batu.., dan lain sebagainya.

Kasus yang juga menjadi rahasia umum bagaimana kinerja KPU beserta jajarannya dalam PEMILU lalu yang seolah-olah sudah dianggap sebagai angin lalu tanpa ada seorang pun yang berani mengangkatnya ke Media.

Kalau Bukan Kita Siapa Lagi ……..?

Kalau bukan kita siapa lagi…?


15
Des
09

Petugas Pemeriksa Dinas Pendidikan Kab. Banyumas Akan Bersaksi di PTUN Semarang

Dari lanjutan sidang Gugatan perdata H. Muhyi Fadlil, S.Pd terhadap Gubernur Jawa Tengah, dilaporkan bahwa sidang yang berlangsung Senin, 14 Desember 2009 berlangsung singkat. Penggugat yang datang jauh-jauh dari Cilongok dipaksa menunggu kehadiran tergugat sampe beberapa jam. Ketika redaksi “BurekON” bertemu penggugat di PTUN Semarang waktu masih pukul 07.59, sementara persidangan menurut JADWAL baru akan dimulai pukul 09.00. “Ya…. beginilah, sampai jam berapapun akan tetap saya tunggu, karena kewajiban saya sebagai warga negara yang taat hukum”, demikian komentar beliau terhadap kehadiran “lawannya” di PTUN.

Akhirnya pukul 11.41 siang (waktu HP redaksi) Kuasa Hukum Tergugat datang ke PTUN dan sidang dilaksanakan dengan agenda Pengajuan Bukti Tambahan dari masing-masing pihak. Sementara Majlis Hakim meminta kepada Tergugat untuk mendatangkan saksi pemeriksa dari  Dinas Pendidikan Kab. Banyumas, untuk diminta keterangan terkait dengan pemeriksaan yang mereka lakukan terhadap H. Muhyi Fadlil, S.Pd terkait dengan keanggotaan beliau di Partai Politik.

Menurut seorang Sarjana Hukum Perdata Univ. Janabadra Yogyakarta (begitu pengakuannya kepada “BurekON”) yang enggan disebut namanya (karena kemarin gak ketrima seleksi PNS dan sekarang nganggur) ” Secara faktual, berdasarkan fakta Kartu Tanda Anggota, penggugat udah menang bos…?!”. Tetapi ketika dikonfirmasi lebih jauh mengenai pendapatnya tersebut, sarjana nganggur itu pun berkomentar “Kondisi hukum negara kita itu susah ditebak bos…., apalagi kita melawan penguasa…, bukan rahasia kalau pertunjukan SULAP bisa ditonton di persidangan ….?!!!”.

Demikian sementara berita kurang lebih yang dapat kami laporkan. Sementara menunggu sidang berikut, Senin 21-12-09 yang kelihatannya akan berlangsung lebih menarik dari sidang-sidang sebelumnya.




Dari Redaksi

Kalau bukan kita, siapa lagi....?
SAMBUNG NYOWO

Facebook Bulletin Rekor

Facebook Bulletin Rekor

 

Mei 2012
S S R K J S M
« Sep    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Arsip


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.